Dorong Pemutakhiran Data PBB-P2, Plt Wali Kota Harap Potensi PAD Semakin Optimal

Dorong Pemutakhiran Data PBB-P2, Plt Wali Kota Harap Potensi PAD Semakin Optimal
  • Kategori Berita
  • Oleh Diskominfo
  • 10 Sep 2026
  • 5 kali dilihat

Dorong Pemutakhiran Data PBB-P2, Plt Wali Kota Harap Potensi PAD Semakin Optimal

MADIUN - Upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) terus dilakukan Pemerintah Kota Madiun. Salah satunya melalui pemutakhiran data Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) yang digagas Badan Pendapatan Daerah (Bapenda). Hal tersebut disampaikan Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Gerakan Perubahan Data PBB-P2 di Gedung GCIO Kota Madiun, Kamis (10/9).


Pemutakhiran data tersebut menyasar objek pajak, khususnya bangunan yang selama lebih dari 10 tahun belum diperbarui. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan data objek pajak sesuai dengan kondisi di lapangan sekaligus mengoptimalkan potensi penerimaan daerah.


“Pendapatan asli daerah yang diselenggarakan oleh Bapenda ini lebih fokus pada pajak PBB-P2. Ini satu inovasi dari Bapenda untuk meningkatkan pendapatan asli daerah dengan pemutakhiran data objek pajak,” ujar Plt Wali Kota Madiun.


Pelaksanaannya akan melibatkan lurah dan camat yang memiliki peran penting dalam memberikan informasi terkait perkembangan kondisi lingkungan di wilayah masing-masing. Misalnya, lahan yang sebelumnya kosong kini telah berdiri bangunan atau terdapat penambahan bangunan pada objek pajak.


Informasi tersebut kemudian dilaporkan secara berjenjang ke kecamatan dan Bapenda untuk dilakukan validasi. Pemerintah akan memastikan perubahan kondisi objek, termasuk penambahan bangunan, telah tercatat dalam data PBB-P2 sehingga tidak ada potensi pajak yang terlewat.


Sosialisasi tersebut juga mendapat penguatan dari sisi hukum melalui Kejaksaan Negeri Madiun. Pendampingan hukum nantinya dapat dilakukan dalam proses penagihan, sehingga pelaksanaan optimalisasi PBB-P2 tetap berjalan sesuai ketentuan.


“Kalau pendampingan, nanti penagihannya. Membahas penagihan nanti pendampingan,” jelasnya. Melalui pemutakhiran data dan sinergi lintas sektor tersebut, Pemkot Madiun berharap pengelolaan PBB-P2 semakin optimal dan potensi PAD dapat tergali secara maksimal.

(ws hendro/kus/diskominfo)

Awak Sigap